Keputusan pemerintahan Donald Trump pada Kamis (20) untuk menghapus tarif tambahan sebesar 40% atas kopi hijau asal Brasil tidak mencakup produk kopi instan. Untuk kategori ini, bea masuk tetap berlaku: tarif tambahan 40% ditambah tarif dasar 10%, sehingga total beban mencapai 50%. Menurut pelaku industri, kebijakan ini mengancam posisi historis Brasil di pasar kopi instan Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resmi pada Jumat (21), Associação Brasileira da Indústria de Café Solúvel (Abics) menegaskan bahwa “pasar AS memiliki arti strategis yang sangat penting bagi Brasil”. Abics juga memperingatkan risiko yang disebut sebagai kritis: “Ada kemungkinan besar bahwa kopi instan Brasil akan digantikan secara permanen oleh produk dari negara lain di rak-rak supermarket Amerika.”
Abics menambahkan bahwa jika penggantian tersebut terjadi, “pemulihan di masa depan akan menjadi misi yang sangat sulit, dengan kerugian jangka panjang bagi seluruh rantai produksi nasional — mulai dari petani, industri pengolahan, hingga tenaga kerja yang terlibat.”
AS Tak Lagi Menjadi Tujuan Utama Kopi Instan Brasil
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Amerika Serikat bukan lagi pasar terbesar kopi instan Brasil pada Oktober. Posisi tersebut kini ditempati oleh Rusia. Sejak Agustus — ketika tarif tambahan mulai diberlakukan — volume pengiriman kopi instan Brasil ke AS anjlok lebih dari 52%.
Skala pasar AS membuat situasi ini semakin mengkhawatirkan. Pada 2024, Brasil menyuplai 38% dari total impor kopi instan AS, sebuah dominasi yang dibangun selama beberapa dekade. Selain itu, pasar AS mewakili sekitar 20% dari total ekspor kopi instan Brasil, menghasilkan pendapatan sekitar US$ 200 juta per tahun.
Kopi Hijau Dibebaskan, Kopi Instan Tetap Dikenai Tarif Tinggi
Dengan tarif untuk kopi hijau telah dihapus, sektor industri kopi instan Brasil kini melihat adanya ketidakseimbangan kebijakan. Pelaku industri menilai bahwa mempertahankan beban tarif 50% pada kopi instan dapat menciptakan dampak struktural yang serius: hilangnya pasar yang telah dibangun selama beberapa generasi.
Abics dan industri kini mendesak pemerintah Brasil dan Amerika Serikat untuk membuka pembahasan diplomatik khusus guna menghindari kerusakan permanen pada salah satu pasar ekspor paling strategis bagi kopi instan Brasil.
